Sejak diangkat menjadi CEO Google pada Agustus 2015 lalu, pendapatan tahunan Sundar Pichai tentu saja terus meroket. Total pendapatan yang ia terima selama setahun penuh di 2016 mencapai 200 juta dolar atau sekitar Rp 2,66 triliun.
Saham yang dimiliki Pichai berkontribusi dalam total pendapatan yang diterimanya selama 2016, yang nilainya menembus angka 198,7 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,64 triliun. Angka itu hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu yang sahamnya hanya senilai 99,8 juta dolar AS (Rp 1,32 triliun).
Kenaikan yang diterima Pichai selama setahun terjadi ketika pendapatan perusahaan Google naik 22,5 persen dan laba bersih naik 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya, karena mereka berhasil mempertahankan posisinya sebagai penyedia periklanan online terbaik di industri Internet.
CFO Alphabet, Ruth Porat, juga menikmati kenaikan pendapatan yang signifikan pada tahun lalu. Porat memperoleh dana total kompensasi sebesar 39 juta dolar AS (Rp 519 miliar) di tahun lalu, naik 8 juta dolar AS (Rp 106 miliar) dari yang diterima pada 2015 lalu.
Satu lagi eksekutif Google juga mengalami lonjakan kenaikan pendapatan di 2016. Diane Greene, wakil presiden senior untuk operasi komputasi awan Google, memperoleh total pendapatan sebesar 43,7 juta dolar AS (Rp 581 miliar), di mana sebagian besar melalui dua saham yang nilainya mencapai 42,8 juta dolar AS (Rp 568 miliar).
Angka tersebut berbeda jauh dibandingkan yang didapat Greene pada 2015 lalu, di mana ia memperoleh 454 ribu dolar AS ketika masih sebagai direktur di dewan Alphabet.
Sementara pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin, sekali lagi hanya diupah 1 dolar AS untuk peran mereka sebagai CEO dan Presiden Alphabet. Namun, Page dan Brin masing-masing memiliki kepemilikan saham yang nilainya lebih dari 40 miliar dolar AS atau sekitar Rp 532 triliun.
Pendapatan per tahun para petinggi Google ini didapat setelah Alphabet pada Kamis (27/4) lalu mengumumkan laporan keuangan untuk kuartal pertama 2017.

No comments:
Post a Comment