Featured Post

Jack Ma Dipastikan Hadiri Penutupan Asian Games 2018

Thursday, April 6, 2017

Printerous rilis aplikasi mobile yang terintegrasi Facebook dan IG

Moment penting dan berkesan, kadang kala lekat dengan keinginan untuk diabadikan. Tak hanya diabadikan dalam bentuk foto lalu dishare ke media sosial, namun juga ingin dicetak. Hanya saja, bagi sebagian orang yang hidup di kota besar, menjadi pekerjaan rumah manakala mereka harus pergi ke percetakan untuk sekadar ingin mencetak beberapa lembar foto.

Barangkali hal itu boleh dibilang jadul. Kini jika kita ingin mencetak foto tanpa harus beranjak dari rumah, ada startup asli Indonesia menawarkan layanan tersebut. Namanya Printerous. Printerous sejatinya platform yang membantu masyarakat untuk mempermudah aktivitas cetak mencetak telah muncul sejak tahun 2012. Saat itu, masyarakat yang ingin menggunakan layanannya, bisa melalui websitenya.
Nah, seiring berjalannya waktu, perilaku masyarakat berubah gara-gara adanya ponsel pintar. Perubahan ini juga dialami oleh pengguna Printerous. Jika dulu mereka biasa mengakses menggunakan desktop, sekarang berbeda. Penggunanya cenderung lebih banyak menggunakan layanannya dengan ponsel pintar. Maka, untuk memberikan pengalaman yang lebih sederhana, Printerous mencoba mengembangkan aplikasi mobile.
"Awalnya kami buat dengan basis website, respon masyarakat sangatlah positif hingga kami putuskan untuk mengembangkan menjadi aplikasi. Jujur saja hal ini tak lepas dari customer behavior kami. Sebanyak lebih dari 50 persen pengguna kami mengakses Printerous menggunakan smartphone. Akhirnya, kami putuskan membuat aplikasi mobile ini selama kurang lebih tiga sampai empat bulan," ujar Founder sekaligus CEO Printerous, Kevin Osmond saat acara konferensi pers peluncuran aplikasi mobile di Jakarta, Kamis (6/4).

Menariknya dalam aplikasi besutan Kevin ini mengintegrasikan juga dengan aplikasi Facebook dan Instagram. Tujuannya agar memudahkan pelanggan mencari foto yang disukai untuk dicetak. Terkadang, foto-foto bagus dan layak menurut pelanggan kerap mereka unggah di media sosial. Hal itulah yang menyebabkan muncul ide mengintegrasikan kedua aplikasi media sosial dengan Printerous.
"Pengguna dapat memilih produk cetak yang diinginkan melalui aplikasi Printerous. Mulai dari photo book, photo prints, kanvas, framed art, magnet kulkas, casing handphone, bantal sofa, hingga tas tote. Juga bisa mengedit foto-foto yang akan dicetak sesuai dengan keinginannya," terangnya.
Meskipun aplikasinya ini baru dirilis, Kevin mengklaim sudah ada 5.000 pendownload aplikasi mobile Printerous. Sementara untuk total penggunanya dari mobile site sebelum rilis aplikasi mobile ada sekitar 30 ribu.

No comments:

Post a Comment